maaf, blog ini sudah tidak berpenghuni tapi tidak di jual. penghuninya sudah pindah ke http://mediautami.blogspot.com

tengkyuu

kalau ke malang, kebanyak orang penasaran sama yang namanya bakso kota cak man. emang enak sih, tapi untuk saya sendiri, sudah lumayan mlenger sama bakso yang satu ini. ada banyak bakso di malang, yang juga gak kalah enaknya atau uniknya. kalau bakso cak man sudah banyak bertebaran. di sukarno hatta, di jalur utama surabaya-malang arah alun2 jl. s. parman, di dekat RS lavalette, jl. raya tlogo mas, dll. bakso lainnya? yukk tengok…

bakso kidul pasar. yang ini bakso solo. isinya macem-macem, bakso besar, tanggung, tahu, gorengan, bakso goreng. kuahnya enak banget khas bakso solo, apalagi kalau dimakan sama lontong. bakso ini langganan orang BI, tiap latihan paskibra pasti konsumsinya ini gantian sama Holland bakery (setaraf khan?). lokasinya yang gampang di kemirahan, sebelum fly over arjosari atau jalan yang ke arah pasar comboran.

bakso gun. ini bakso variasi. sudah ada dimana-mana, yang paling gampang carinya di jalan basuki rakhmat. di pusat kantor-kantor bank, dekat bank niada, bank buana, BNI, setelah BCA kalau dari arah surabaya. isi baksonya unik-unik. rasanya sih enak, macem-macem, tapi gak khas-khas banget. lumayan enteng kuahnya gak eneg. yang lainnya di jalan kawi, trus jl a.yani juga ada.

bakso keju. lokasinya di jalan borobudur. isinya aneh-aneh, isi ceri, apel, keju, buah-buahan gitu, tapi ternyata rasanya sama saja, kurang taste-buahnya. tetap rasa pentol! hahaha…

bakso damas. lokasinya warung pinggir jalan di daerah/ jalan sukarno hatta. ini sih lumayan ada menu beratnya. usus goreng, babat, jeroan gitu. rasanya sih menurutku enak pas buka pertama kali dulu. sekarang yaa.. agak standart. tapi yang namanya bakso, tetap aja LECKER!

bakso jowo. di daerah mau ke sawojajar. dari lapangan Rampal ke arah utara. tempatnya warung biasa. menunya khas bakso malangan. bakso, siomay, gorengan, nahh yang special bakso uratnya. dijamin kerasa deh kalau di gigit. kuahnya bening…

bakso cak ri BNI. nih bakso belum terkenal sih, cuma layak dicoba. paling gampang carinya di BNI basuki rakhmat. buat para nasabahnya sih sudah terkenal enak. menunya khas bakso malang. gorengan buletnya enak, dicampur usus ayam, yummi. baksonya kenyal keset, tanpa boraks. sudah buka cabang di sarinah, dan sawojajar. tapi induk aslinya di BNI itu. kalau siang banyak orang kantoran dan bank lain nonggo.

bakso duro kepanjen. kalau mau yang agak jauhan, bisa dateng ke kepanjen malang. disana ada bakso terkenal hingga ke orang malang kota. bakso duro, rasanya persis bakso solo, tapi sensasi pentol dan kuahnya itu yang bikin mak nyuss di lidah. gak bisa ngejelasinnya kalau pakai bahasa kuliner, yang jelas maknyusss!! walaupun tempatnya jauh tapi pasti gak nyesel, kecuali gak kebagian tempat atau kehabisan.

bakso bakar dieng. yang ini spesialis bakar-bakaran. tinggal pilih baksonya, disodorin ke penjual buat di bakar, kemudian disantap. rasanya asin-asin enakkkhhh… lokasinya pas di sebelah plasa dieng, karaoke naf. jadi kalau habis karaoke, bisa langsung kesini kalau lapar.

mau cari gado-gado paling enak di malang?

singkat saja. ada referensi untuk kuliner pinggiran di malang. lokasinya di pasar oro-oro dowo. dari jalan basuki rakhmat (hotel trio indah/ Mc.Donald drive thruu) belok kanan. kalau dari jalan MT haryono lurus aja jangan ke arah SOB atau Matos, trus ntar tanya orang, hehehe.

dijamin gado-gadonya tidak mengecewakan. gado-gado matengan (sayur yang dimasak semua), bumbunnya kental, enak tenan. lebih enak take away. karena pasti selalu rame. dan kalau mau beli jangan diem saja, langsung nulis pesanan, kalau nggak sampai habis pun gak akan di layani. jangan ngebayangin yang jual wajahnya ramah yaa. tapi pasti kebayar sama rasa gado-gadonya. mantap pokoknya!

inget-inget ya, kalau hari senin, tutup lho…

enak juga ada fasilitas ringtones nada tunggu dari provider seluler yang saya pakai. hitung-hitung bonus buat yang sudah menghubungi saya.

biasanya orang pasti akan memilih lagu favoritnya untuk digunakan sebagai ringtones. kenapa? macam-macam kemungkinannya.

untuk menunjukan style diri, nihh lagu favorit guwe

untuk menunjukan suasana hati bisa juga. pas sedih muter lagu mellow. pas hepi muter lagu nge-beat.

untuk menunjukkan moment tertentu juga bisa. contohnya pas agustus muter lagu tujuh belas agustus, halo-halo bandung. kata teman-teman, lumayan buat lucu-lucuan, hehe… gimana toh kok lagu perjuangan buat lucu-lucuan.

kalau saya sih, kadang juga mengikuti mood. tapi kadang juga ngikutin lagu penyanyi favorit saya, kadang juga aliran lagu favorit saya. kadang juga pas denger lagu yang “klik” langsung saya ketik info spasi lagu, ngecek dulu baru request. tapi setiap saya kepikiran ringtones di hape pasti saya kepikiran sohib saya. namanya IDUB. dia peka sekali dengan nada tunggu di hape saya. karena dia yang sering komplain. yang saya inget dua kali. pertama, pas saya pake lagunya Krisdayanti, lupa judulnya. dia langsung sewot pas telpon ke hape. katanya, ” heh, lagune nggilani. bukan kamu banget!” lhah.. aku ketawa, emang aliran musikku apa? jangan-jangan dikira yang pas buat aku underground, lagu Rock, or dangdut, bahh… kedua, aku pake lagunya Afghan, ya tetep di protes juga, ” ehh, lagumu kok gitu? hiii… nggak dehh”. walah, piye too, aku kudu muter lagu apaan. tapi giliran aku pake lagunya Dewa yang lupa judule, tapi liriknya ada yang berbunyi ” jangan sakiti ku lagiii… karena aku bisa pergi…” dia giliran heboh, ” ehh, kamu lagi kenapa non, kok lagunya gitu?” walah susahnya. dikomentarin melulu. apa enak lagu dangdut aja sekalian ya, ” bang toyib..bang toyib…” hahaha…

sekarang lagi mikir mau pakai ringtones nada tunggu apaan nih. kepikiran sih Andra and TBB, lagu-lagunya huenak-huenak¬† semua. tapi ntar kalau muter lagu “main hati” dikira lagi main hati, padahal boro-boro kepikiran, mikirin perut aku nih yang mulai nge-Hiks terus. kalau request “hitam”, ntar dikira lagi marahan ma orang lain, padahal boro-boro.. cape bo’ kepikiran orang…

tidak terasa bulan penuh ampunan berlalu. hari yang fitri pun melenggang. tinggal menunggu jika kita diperkenankan bertemu kembali di bulan depan.

lagi terusik dengan keisengan pikiran nih. kira-kira siapa ya yang tidak memaafkan aku hingga detik terakhir ini. hmmhh.. siapa hayo?

semua manusia termasuk aku mungkin merasa sudah meminta maaf atas semua kesalahan atau kekhilafan yang sengaja maupun tidak sengaja. apalagi saya, yang kadang merasa terlalu bersalah, padahal setelah saya kroscek ke sahabat atau orang terdekat, “gak perlu segitunya lah” katanya. namanya manusia pasti tidak luput dari salah. yang penting bagaimana memperbaiki dan tidak mengulanginya saja.

memang yah, kalau tidak berhenti pasti seperti benang kusut. saya pun kadang melakukan sesuatu perbuatan karena imbas dari sesuatu. karena saya bukan orang yang suka cari gara-gara apalagi menyulut api. tapi kalau pemikiran kita seperti itu, pasti tidak ada ujung pangkalnya. pasti tidak ada yang merasa bersalah, pasti tidak ada yang introspeksi diri. yaa.. semua itu sebenarnya jalan menuju sesuatu yang lebih baik.

mungkin saya pernah melakukan hal yang paling bodoh dan tersesali di bagian akhir, karena ternyata hal itu sangat tidak perlu saya lakukan. namun jika tidak melewati fase itu mungkin saya tidak tahu secara nyata bahwa sangat penting adanya pengendalian diri. apalagi untuk orang seperti saya yang jujur, sangat sensitif dengan gangguan dari luar. saya bisa saja bersembunyi di dalam pendapat saya, bahwa saya gak akan menabuh genderang perang kalau tidak dihujam pedang duluan. nah kalau oknum yang menghujamkan pedang dari belakang itu tidak merasa dan tidak mengaku bersalah, lantas sampai kapan kondisi itu berlarut-larut? wahh, bisa-bisa jadi stroke gara-gara gumpalan dendam, sakit hati, di dalam darah. walaupun langkah penyelesaian tiap orang tidak sama, paling tidak ada sebuah perbaikan, atau menghentikannya. salah satunya, ya sudahlah, mungkin saya yang secara tidak sengaja maupun sengaja bersalah memulai dulu. mau minta maaf pun banyak medianya. lewat bertemu langsung, via sms, via telepon, via tulisan, imel, banyak khan? yang penting itikad baik di dalamnya yang harus benar-benar ada.

bagi siapa pun yang mungkin masih menyisakan marah, dengki, dendam, sama saya, mohon maaf yang sebesar-besarnya. dengan lebih dulu saya lapangkan hati saya dengan memaafkan yang sedalam-dalamnya. saya bukan pendendam, bukan orang yang suka¬† punya penyakit hati yang berbahaya. seperti kata ustadz, orang yang baik adalah orang yang susah marah tapi gampang memaafkan. bukan orang yang susah marah tapi susah juga memaafkan atau orang yang gampang marah tapi juga gampang memaafkan. yaa… saya masih dalam perjalanan menuju yang lebih baik…

hehehe… ntah ini apologi dari saya. sebenarnya saya kalau tidak kepentok banget susah marah sih. kalau jengkel sering (hehehe lha sama saja). kalau sudah kena di hati, susah juga ilangnya. tapii.. gak bisa lama-lama. walaupun kadang kata sahabat saya ” gak perlu saya yang minta maaf duluan” pasti saya nyelonong minta maaf duluan. sampai dulu pernah dimarahin habis-habisan sama sahabat cowok saya gara-gara saya telpon seseorang yang tidak aku kenal, kemudian jadi ruwet, trus saya minta maaf. katanya, ” dia bukan orang penting buat seorang kamu hingga kamu telpon. bla…bla…bla…” duh aku sebenarnya terharu melihat sahabatku mencak-mencak takut aku hilang harga diri. hahaha… tapi lucu juga, memang apa susahnya ya minta maaf. gengsi? harga diri? walah ke laut aja. dianggep sepele sama yang nganggep kita musuh gara-gara minta maaf, ya udah gapapa, Allah Maha Tahu. take it easy to be better lah…

hayoo.. yang masih nganggep aku virus, benalu, apalagi musuh ngaku hayoo. bilang minta aku mohon maaf model gimana? sungkem juga gapapa, tapi jangan marah lagi kalau tau-tau aku iket kakinya pake rafia. mulai dari nol aja, enak…

Laman Berikutnya »