RUWET…
PNS… tetangga sebelah, teman, sodara jauh, orang gak kenal ngeluh gaji PNS ya cuma segitu. kalah sama orang kantoran, orang swasta. ketir-ketir gak dapat THR buat nambah budget hari raya. bisanya maen sikut hanya untuk naek jabatan, akhirnya fitnah, sogok, uang pelicin jadi halal dalam proses kenaikan jabatan. bahh.. di sisi lain masih terlihat, jam sebelas siang rombongan ibu-ibu PNS seliweran di dept store terkemuka masih lengkap dengan seragam coklatnya. jam dua belas sudah seliweran di bank buat nabung, ditanya ehh.. udah waktunya pulang. katanya kalah dari pegawai bank pak gajinya? lha emang jam kerjanya separuh dari pegawai bank… tapi untungnya masih ada PNS yang kerjanya gila2an. fulltime sampe lembur2, keahlian di atas rata2, gak banyak cin-cong, walaupun di gencet sana-sini kalau mau naek jabatan. tau tidak siapa yang mau menggencet? PNS kurang kerjaan yang bisanya nuntut wae, keahlian diragukan. perbandingannya beda sekali.
GURU… gelar sepanjang masa, pahlawan tanpa tanda jasa. selalu mengeluh gaji kurang, dianaktirikan, gak sebanding dengan pengorbanan. akhirnya demo, protes, minta ini minta itu. akhinya dapatlah tunjangan profesi, tunjangan fungsional, tunjangan rumah, tunjangan beras, tunjang-tunjangan sampe tidak kerasa mereka menerimanya karena kebanyakan minta. akhirnya mungkin nanti mencengangkan kalau gaji guru paling tinggi dan paling dimanja. dan terbukti nih http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2008/09/10/brk,20080910-134782,id.html
ntah berkesinambungan, memiliki garis lurus dengan feedbacknya. kita lihat saja nanti.. tapi gak semua kok yang seperti itu, ada yang lebih kreatif daripada hanya mengeluh, buka les/bimbingan belajar. buka usaha lain, karena memang jam kerjanya gak sampai sore hari to.
SWASTA… mengeluh dengan load kerja yang berat. resiko kerja gak sebanding dengan pendapatan. formalnya nine to five, aslinya seven to seven, bahkan lebih. swasta 1 terbeliak matanya melihat struk gaji swasta 2. swasta 2 gak puas pengen pindah ke swasta 3. swasta 3 pengen resign, cuapek tiap bulan pindah pulau karena jobdesk yang mengharuskan begitu. lhahh…lhahhh… melihat kantor tetangga dah sepi sore hari, tapi gaji mereka lebih “berbobot” dari pada yang masi nguli sampai senja sudah bikin “pikir-pikir” pindah gak..pindah gak.. mumpung masi ini mumpung masi itu… bahh… liat PNS pun kadang berkomentar, enak ya mereka, jam segini pulang, masak, nunggu suami pulang. ck..ck..ck..
BENAR-BENAR RUWET…
SAYA… sama saja gak munafik. kadang keceplosan mengeluh. yang capek, yang kurang bayaran, yang kekurangan waktu, yang berandai-andai, coba dulu masuk sini, coba dulu begini begitu. ck..ck..ck.. kadang jadi tertawa sendiri kalau sudah sadar di titik rasa syukur tertinggi. jadi merasa konyol… untunglah perjalanan dan perubahan hidup dapat meredam pikiran negatif seperti keluh kesah itu. jadinya nyaman.
semua teriak. satu teriak disambut teriakan lain. tahu tidak, ini karena sawang-sinawang. satu melihat lainnya, lainnya melihat yang sebelahnya. ditambah sifat asli manusia, gak pernah puas. perbandingan yang bisa dijadikan alasan tepat untuk menuntut adalah melongok ke dalam. ke negara kita sendiri. berapa pendapatan perkapita kita? jangan ngebandingin gaji kita dengan negara sebelah dong, wong pendapatan per kapitanya beda jauh bagai bumi dan langit.
sudahlah cukup menggelikan dan bikin ruwet hati gambaran diatas itu. cukup satu kata untuk meredam dam melakukan flash back terhadap semua itu. SATU SAJA PERTANYAAN “SUDAHKAH ANDA PROFESIONAL DALAM MENJALANI PEKERJAAN DAN TUGAS ANDA, SEHINGGA ANDA MERASA BERHAK MENUNTUT SEMUA YANG ADA DI BENAK ANDA SEBAGAI HAK ANDA?????”
kalau diresapi secara arif dan bijak, dan memahami, mungkin jutaan dari kita akan malu sendiri dengan tingkah kita, marilah kita pahami dulu “profesionalkah kita?” saya juga masih belajar dan belajar, ini site yang bisa ditengok untuk mengerti arti profesional itu…
September 11, 2008 at 9:59 pm
profesional sesuatu yang disana ada tanda tanya besar
me said:
waduh pak, kalimat anda kok acakadul, saya sampe mengerutkan kening ni. what you means, please..
September 12, 2008 at 11:49 am
Psst hari ini ada sesi tanya jawab pengelolaan THR loh di http://astro-oasis.com pk. 15.00 – 16.00 WIB bersama Bp. M. Syafii Antonio.