Eitts! Jangan protes dulu, kalo tidak merasa egois ya gapapa J Tapi kebanyakan bikin bete.
Di angkot, sudah sumpek, panas, pengap, ee.. enak-enakan “sebal-sebul” ngasep! Sebenarnya kalau peka mbok ya ditahan tidak merokok kecuali satu angkot janjian merokok.
Di ruang ber-AC, ada aja yang sembunyi-sembunyi merokok. Weleh-weleh, ndablek tenan.
Di dekat orang hamil, gak ngefek! Ini yang paling bikin aku bete. Sudah jadi ilmu umum kalau orang hamil itu jangan dekat2 orang ngerokok. Kalau orang hamilnya yang ngotot berada smoking area sih bisa disalahin. Lha kalau di kantor ber-AC tertutup, sudah jelas-jelas ada tulisan dilarang merokok, boleh kan kalau dibilangin, orang gak ngerti gak bisa baca!
Pertama sih aku ngasih tau sambil guyon, “ ehh, jangan disini dong, kasihan anakku”. Emang menjauh, tapi gak lebih dari empat meter, amit-amitt… Apalagi kalau di ingetin malah ngotot, “ Halah, gapapa tanggung tinggal dikit nih”. Padahal mereka-mereka itu ya pengalaman punya anak. Jangan salahkan ibu hamil kalau jadi lebih garang sama perokok. Biarpun pemimpinku ya kuteriakin, “ Paakk, kok ngerokok sih, kan ini ruang berAC!”. Kalau teman kerja ada beberapa yang merokok di dapur ber-AC, aku kunci pintunya, sekalian aja keracunan sendiri bau rokoknya.
Jelas aja lapisan ozon semakin bocor, lha wong cerminan penduduk bumi begitu. Penggunaan AC saja sudah mempengaruhi global warming, ee.. ditambahi dengan kelakuan “ criminal lingkungan” seperti mereka. Menunjukkan ketidakpekaan dengan tempat dia berpijak, bumi. Menurut mereka mungkin itu hanya kelakuan dalam taraf kecil sekali, tapi bayangin aja, dalam area 100m2 ada sepuluh orang merokok di ruang berAC, padahal dunia itu berapa milyar persegi? Kalau dilihat dari ruang angkasa, mungkin persis dengan pabrik keramik illegal yang mengepul hitam. Greenpeace teriak-teriak hutan kita semakin bopeng, LSM-LSM Lingkungan Hidup juga ngabisin duit donator banyak sepertinya dianggap angina saja oleh orang-orang yang tidak peka.
Saran buat perokok,
Merokok di ruang tertutup rapat, sampai asepnya kesedot sendiri, ntar kalau sudah sesak nafas, anggap saja itu seperti kondisi orang lain terganggu dengan asap rokok saudara.
Dipahami maksud tulisan DILARANG MEROKOK DI RUANG BER-AC. Bukan hiasan dinding, dan kalau anda masih merokok, berarti anda sama dengan pecundang. Kalah sama nafsu merokok daripada mendahulukan kenyamanan orang umum.
Kalau masih merokok di dekat orang hamil, berarti anda jangan heran kalau nanti punya istri hamil dan anaknya lahir dengan gangguan pernafasan. Impas tho?
Hehehe… ini juga termasuk protes sama suami, karena juga merokok, tapi cukup 1-2 batang sehari, itupun untuk ritual PUP dan pasti dapet prengutanku setelah keluar dari kamar mandi. Bau apek!!
No Comments Yet