Pagi menjelang, segarnya udara serasa sekejap

Ketika beranjak dari rumah, serasa semua sirna sekejap

Yang ada hanya

Aroma knalpot sepeda motor yang khas memabukkan

Kepulan menghitam dan bus yang seharusnya masuk kandang

Kepeningan mendera ketika harus diam sejenak di lampu merah

Mata meredup melihat kekusaman jalan yang begitu sesak

Telinga serasa marah mendengar suara saling mendecit kendaraan

Dan akhirnya memasuki kantor dengan sedikit kusai

Masihkan di sebut PAGI YANG INDAH?

 

Pagiku yang indah hanya di rumahku yang pinggiran kota, di perkebunan yang masih menghijau, walaupun sekarang sudah botak di sana-sini.

Pagiku yang maha indah  hanya aku dapat ketika aku menikmati perjalanan naik gunung atau camping, mendekati sunyi, mendekati alam, mensyukuri ciptaanNya dari dekat. Terpekur di puncak gunung,  bercengkrama dengan segelas coklat susu di padang edelweiss, dengan berselonjor kaki berjemur diantara hamparan pasir pantai menikamti terik mentari yang hangat.

 

 

 

Serasa mahal sekarang semua itu. Harus pergi dari hiruk pikuk kehidupan kota untuk menikmati semua itu. Harus bergulat dengan kejenuhan menghadapi semua kesemrawutan. Kalau bisa memilih, aku ingin menjauh dari kota, menikmati hari damai dengan suami dan si ade’. Tapi realistis saja, tuntutan hidup untuk bekerja sebagai bagian dari ibadah kita ternyata menuntutku mendekati semua kehidupan yang sepertinya akan semakin kacau. 

Inginku gak usah beli sepeda motor, apalagi beli mobil. Seperti di luar negeri, naek angkot sudah kenikmatan tersendiri. Masalahnya, yang lain pikirannya sama gak ya. Sama aja bohong kalo gak, bisa2 aku sendiri yang mabuk diatas angkot yang sekarang banyak yang ringsek, ngadat, uji emisinya gak jelas,. Belum lagi copet, gendam, todong. Hmmhh… pemerintah saja tidak peduli. Ehh sepertinya gak penting sekarang ngomong pemerintah, seperti angina omong kosong.  Cuma curhatku saja, sekarang susah mau nyebrang jalan gara-gara jalannya kepenuhan sepeda motor! Ya gimana gak banyak, emang cap kita bangsa yang suka ngutang, sepeda motor bayar 300ribu saja sudah dapet, bah!


Leave a Comment